Kapolres Toraja Utara Sambangi Rumah Duka Aris Sanda, Korban Penembakan di Papua

TORAJA UTARA, oketoraja.com — Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Aris Sanda alias Papa Tasya, warga Lembang Tampan Bonga, Kecamatan Bangkelekila, Kabupaten Toraja Utara, yang menjadi korban penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan, Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, S.H., S.I.K., M.I.K., bersama jajaran menyambangi rumah duka, Jumat (18/9/2026) sore.

Kapolres hadir didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara Ny. Rina Yoseph Sudrajat. Turut dalam rombongan Kasat Samapta Polres Toraja Utara Iptu Yohanis Tanna, Kapolsek Sesean Iptu Anthon Tonapa, serta sejumlah personel Polres Toraja Utara.

Kedatangan Kapolres dan rombongan disambut pihak keluarga. Di tengah suasana duka, Kapolres menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga almarhum.

“Kami hadir di sini untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga besar yang ditinggalkan atas berpulangnya almarhum Bapak Aris Sanda.”

Menurutnya, musibah yang menimpa Aris Sanda tidak hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi perhatian dan keprihatinan jajaran Polres Toraja Utara.

Kapolres turut mendoakan agar keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi kepergian almarhum.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan ketabahan, kekuatan, serta penghiburan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya.

Tak hanya menyampaikan belasungkawa, Polres Toraja Utara juga menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga. Bantuan tersebut berupa lima karung beras dan 20 dus air mineral untuk mendukung kebutuhan keluarga dalam prosesi penghormatan terakhir bagi almarhum.

“Bantuan sosial ini merupakan wujud kepedulian dan rasa persaudaraan kami dari Polres Toraja Utara untuk membantu meringankan beban keluarga yang sedang berduka,” ujar Kapolres.

Almarhum Aris Sanda diketahui merupakan salah satu warga Toraja Utara yang menjadi korban dalam peristiwa penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Saat ini, jenazah almarhum masih dalam perjalanan menuju kampung halaman di Toraja Utara untuk selanjutnya disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Kehadiran jajaran Polres Toraja Utara di rumah duka menjadi bentuk nyata solidaritas kepolisian kepada keluarga korban, sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat yang tengah menghadapi musibah tidak berjalan sendiri dalam menghadapi masa dukanya.