Tanatoraja, oketoraja.com – Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante, menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen DPRD dalam memastikan penggunaan anggaran benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Menurut Kendek Rante, keterbukaan informasi terkait APBD bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah daerah, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik.
Ia menilai, masyarakat berhak mengetahui secara jelas perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi anggaran daerah.
“Transparansi sangat penting agar masyarakat bisa ikut mengawasi. APBD ini adalah uang rakyat, jadi penggunaannya harus terbuka dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja untuk menyajikan data anggaran secara rinci dan mudah diakses, baik melalui laporan resmi maupun media publik. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami program-program prioritas yang dibiayai melalui APBD 2026.
Selain itu, DPRD Tana Toraja akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal guna memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran.
Kendek Rante menegaskan bahwa sinergi antara DPRD dan Pemkab sangat dibutuhkan demi mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
“Pengawasan akan kami perketat, sehingga setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Tana Toraja,” tambahnya.
Ia berharap, dengan adanya transparansi dan akuntabilitas yang baik, pelaksanaan APBD 2026 dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tana Toraja.
Penulis : Onix
