Polsek Sesean Mediasi Perselisihan Warga di Bangkelekila’, Berujung Damai

Toraja Utara, oketoraja.com – Perselisihan antarwarga di Lembang To’ Yasa Akung, Kecamatan Bangkelekila’, Kabupaten Toraja Utara, akhirnya berujung damai setelah dimediasi oleh Polsek Sesean, Polres Toraja Utara.

Mediasi tersebut digelar pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 18.00 WITA, bertempat di rumah adat Tongkonan Babangan, Lembang To’ Yasa Akung. Pertemuan ini dilakukan untuk menyelesaikan perselisihan yang dipicu kesalahpahaman antara dua warga.

Persoalan tersebut bermula pada Jumat (25/9/2026), ketika terjadi pengrusakan pipa air yang kemudian memicu pertengkaran mulut antara kedua belah pihak. Situasi sempat memanas hingga akhirnya pihak kepolisian turun tangan untuk mempertemukan kedua pihak dan mencari penyelesaian secara kekeluargaan.

Mediasi berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Lembang To’ Yasa Akung, Agustina Dalame, Kepala Dusun Babangan, Yohanis Pala, serta keluarga dari kedua pihak yang berselisih.

Setelah melalui proses mediasi, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara damai tanpa melanjutkannya ke jalur hukum.

Kedua pihak juga mengakui kesalahan masing-masing, saling menyampaikan permohonan maaf, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi tindakan yang dapat kembali memicu perselisihan.

Kesepakatan damai tersebut turut dilandasi pertimbangan bahwa kedua pihak masih memiliki hubungan kekerabatan. Karena itu, penyelesaian secara kekeluargaan dinilai menjadi jalan terbaik untuk menjaga hubungan baik di antara mereka.

Kapolsek Sesean, Iptu Anthon Tonapa, S.H., membenarkan adanya kegiatan mediasi tersebut. Ia mengatakan, kehadiran kepolisian merupakan upaya untuk menjembatani kedua pihak agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“Kami hadir untuk membantu menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan sehingga tidak berlarut-larut dan hubungan antarwarga tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kedua pihak agar menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran untuk lebih mengedepankan komunikasi dan menahan diri ketika menghadapi persoalan.

Kapolsek berharap kesepakatan damai yang telah dicapai dapat menjadi titik akhir dari perselisihan tersebut dan hubungan kekeluargaan kedua belah pihak kembali harmonis.

“Jangan sampai kesalahpahaman memutus hubungan kekeluargaan yang sudah terjalin. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan masing-masing,” pesannya.