TORAJA UTARA – Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat mendorong pemberdayaan Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa) melalui pengaktifan Pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di setiap kampung. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Kapolres saat menggelar kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat di Baruppu Selatan, Kecamatan Baruppu, Kabupaten Toraja Utara, Rabu (4/11/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek Rindingallo, serta personel Polres Toraja Utara.
Turut hadir Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, S.T., S.M., M.Ak., anggota DPRD Toraja Utara, Kepala BPBD, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemerintah setempat, serta warga Baruppu.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi dan membahas persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk penanganan kebakaran lahan yang mengakibatkan pekuburan adat di Pong Timban ikut terbakar pada Jumat (23/10/2026) malam.
Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat mengatakan, kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat merupakan upaya Polri untuk membangun komunikasi langsung dengan warga sekaligus mendengarkan saran, masukan, dan berbagai persoalan terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Menurutnya, kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak semata-mata untuk memberikan rasa aman, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kapolres secara khusus berharap Pos Satkamling di setiap kampung kembali diaktifkan dan diberdayakan sebagai bentuk penguatan Pam Swakarsa.
Dengan aktifnya Pos Satkamling, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi objek pengamanan, tetapi turut mengambil bagian sebagai garda terdepan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Selain membahas persoalan keamanan, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan guna mencegah terulangnya peristiwa kebakaran lahan yang dapat berdampak pada kawasan bernilai adat dan budaya masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Satreskrim Polres Toraja Utara juga melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di area pekuburan adat yang terbakar. Polisi turut meminta keterangan sejumlah saksi yang melihat maupun mengetahui peristiwa kebakaran tersebut.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan paket sembako oleh Kapolres Toraja Utara kepada masyarakat untuk mendukung pelaksanaan kegiatan adat setempat.
Melalui kegiatan ini, Polres Toraja Utara menegaskan komitmennya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan.
